Berapa Harga Tulisan Artikel Kita?

Cara-Ririn.Com – Harga sebuah tulisan artikel ini memang sangat relatif. Tergantung dari segi kualitas nya. Semakin tinggi kualitasnya, maka semakin tinggi pula harga nya. Begitu juga sebaliknya. Kualitas yang dimaksud disini bukan dari segi SEO, melainkan dari segi substansi yang terkandung dalam sebuah artikel yang mana meliputi keilmuan, informasi terbaru, nilai kemanfaatan, sumbangsih, penggunaan bahasa, penulis artikel itu sendiri dan lain sebagainya.

Adalah dambaan setiap orang bisa membuat tulisan yang bagus dan berbobot. Tapi ya itu tadi, butuh perjuangan yang keras untuk menggapainya. Butuh keseriusan belajar dan berlatih menulis, agar artikel kita bisa bagus dan berkualitas tinggi. Baca juga Cara Copas Blog yang Tidak Bisa di Copy Paste / di Protect.

Keuntungan Membuka Lapak Iklan Mandiri di BlogBerapa Harga Tulisan Artikel Kita?

Itulah topik yang dibahas dalam kesempatan kali ini. Ada beberapa harga untuk setiap jenis artikel. Berikut adalah klasifikasi harga artikel berdasarakan pengalaman pribadi. Berikut adalah uraiannya.

Download dan Install Aplikasi Android Blog Cara Ririn KLIK DISINI

Penulis: Cara Ririn

Saya itu orangnya cungkring dan agak lebay. Hidup adalah perjuangan ^_^

97 thoughts on “Berapa Harga Tulisan Artikel Kita?”

  1. dulu artikel saya dihargai 10rb per 350 kata, memang waktu itu masih pemula sih jadi biarpun tidak seberapa tetap saya kerjakan. tapi itu dulu, sepertinya sekarang sudah waktunya menaikan tarif wkwkwk 😀

    1. Tolong dong kasi informasinya untuk jual artikel, saya ga tau kepada siapa jualnya untuk nyambung hidup.
      Thank you mbak atas informasi n kerjasamanya.

  2. Saya pengen buat blog lagi ah. Yang kaya dengan teks original dan berkualitas. Agar menjadi penulis bayaran yang dibayar tinggi hehe. Kaya mbak ririn gitu. Memang semua blogger inspirasinya dari mbak. MANTAP !

  3. bisa dikasi contoh gk Mbak yang masuk kriteria tersebut diatas, misalnya yang paling mahal jenis artikelnya yang gimana tuh, kok bisa mahal ya…??? Mungkin karena artikelnya langsung dari lokasi kejadian ya…???

    1. Contoh artikel yang mahal -> suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2014/03/19/256055/10/Kejelasan-Jaminan-Produk-Halal

      Dimuat di kolom wacana/opini surat kabar nasional/lokal

  4. bisa dikasi contoh gk Mbak yang masuk kriteria tersebut diatas, misalnya yang paling mahal jenis artikelnya yang gimana tuh, kok bisa mahal ya…??? Mungkin karena artikelnya langsung dari lokasi kejadian ya….????

  5. Yang saya lihat kalau baca berita artikel itu nggak begitu banyak…apa seperti itu juga di nilai mbak atau karena mereka sudah menjadi bagian sebagai penulis…
    Saya selelu tertarik dengan semua itu selain kita dapat komisi dapat juga dikrnali lebih banyak orang tapi mungkin tidak sekarang

  6. kalau niat awal kita beronline untuk menjana pendapatan, tak salah kalau kita letakkan harga untuk penulisan kita… mahal macam mana pun kalau bagus ramai yang sanggup membayar

  7. ternyata tulisan kita bisa di jual dengan harga yang tinggi, tetapi tergantung dari kualitas tulisan tersebut yaa mbak, jujur kalau saya masih termasuk yang gratisan. maklum pemula masih tahap pembelajaran
    thanks mbak informasinya 🙂

      1. jika saya ingin pesan untuk blog netizeninfo.com konten apa kira-kira yang cocok ya…soalnya sekarang kontennya gado-gado banget dan berapa harga artikel untuk 500 kata yang harus saya bayar jika pesan sekitar 30 artikel perbulannya?

  8. ternyata tulisan kita bisa di jual dengan harga yang tinggi juga yaa mbak, tetapi itu tergantung dari kualitas tulisan tersebut, kalau saya jujur masih termasuk yang gratisan mbak mkalum masih pemula dalam tahap pembelajaran, thanks mbak 🙂

    1. mau nggak nulis buat blog saya nanti harganya dikasih kesaya…dibutuhkan buat update konten di blog netizeninfo.com setidaknya 1 artikel dengan 500 kata sehari berapa saya mesti bayar? tapi artikelnya yang SEO ya??

  9. Saya masih belajar untuk itu.. bukan saja dinilai dari rupiah yang dihasilkan, tapi bagaimana tulisan kita itu bisa berguna dan bermanfaat bagi orang lain.. seperti tulisan Buya Hamka, salah penulis yang saya kagumi yang penuh dengan nilai-nilai mba.. 🙂

  10. Artikel saya masih gratisan Mbak Ririn, tetapi mungkin suatu hari nanti bisa bernilai lebih secara finansial. Oh ya, karena itu hargai tulisan anda sendiri dengan memproteksinya dari blogger tukang copas. Barusan saya posting cara mendaftar dan memasang badge DMCA untuk proteksi konten blog dari pencurian. Siapa tau saja ada yang copy-copy punya kita, jadi bisa dilaporan deh ke google.

  11. Kalo boleh tahu.. itu mbak ririn dulu mulainya dari mana? Yang murah, sedang atau maha? Terus kalo yang murah itu gimana cara ngejualnya? Yap, mohon advise nya mbak. .:-)

    1. Saya dulu pertama kali belajar menulis dengan cara mengirim artikel opini di surat kabar. Setelah itu, baru pindah ke menulis artikel di blog sendiri 🙂

  12. Untuk saat ini saya masuk kategori yang gratisan saja Mbak Ririn. Mungkin 1 bulan, 1 tahun, 1 windu, atau 1 abad ke depan bisa masuk kategori yang pertama. hehe

  13. Biasanya tergantung program yang di dapet juga sih Mba, kalau masalah harga sih relatif. 😀

    Salam

  14. yang paling mudah memang yang nomor terakhir itu, menulis yang gratisan. tapi manusia pasti punya satu keinginan yang wajar yaitu dapt penghasilan dari yang ia kerjakan, namun menulis yang brkualita perlu pemikiran, kreatifitas, pengetahuan dan cinta..

  15. Menulis di koran dgn 700 kata, tariffnya sekitar Rp 500 ribu sblm pajak. Itu di koran – koran besar seperti Kontan. Kalau penulis artikel lepas untuk di web site, saya belum tahu. Tapi beberapa blog yang ramai penulisnya pasang rate sekitar 3jutaan per artikel. Gak tahu itu rate ideal atau bukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.